Pengertian Tafsir Al-Qur’an Dan Metodenya

Baca Juga

Pengertian Tafsir Al-Qur’an Dan Metodenya


Salam sejahtera selalu untuk kita semua, sahbat muslim sekalian yang sama - sama dirahmati Allah, berikut ini adalah artikel singkat yang akan membahas mengenai Pengertian Tafsir Al-Qur’an Dan Metodenya yang diharapkan dapat memberi manfaat dan dapat bermanfaat pula bagi pribadi saya dan dapat pula diamalkan dikehidupan sehari-hari, guna mempersingkat waktu mari kita sama-sama menyimak ulasannya berikut ini :

- Tafsir Al-Qur'an


Adalah ilmu pengetahuan untuk memahami dan menafsirkan yang bersangkutan didalam Al-Quran dan isinya berfungsi sebagai mubayyin ( pemberi penjelasan ) menjelasklan tentang arti dan kandungan Al-Quran, khususnya menyangkut ayat-ayat yang tidak dipahami atau samar artinya, 

Dalam memahami dan menafsirkan Al-quran diperlukan bukan hanya pengetahuan bahasa arab saja tetapi juga berbagai macam ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan Al-quran dan isinya, ilmu untuk memahami Al-Quran  ini disebut dengan ushul tafsir atau biasa dikenal dengan ulumul Qur’an, terdapat dua bentuk penafsiran yaitu : At-tafsir bi Al-ma’tsur dan At-tafsir bi Ar-ra’yi, dengan empat metode yaitu : 

1. Metode ijmali’
2. Metode tahlili
3. Metode muqarin
4. Maudhu’i


Pengertian Tafsir Al-Qur’an Dan Metodenya
Pengertian Tafsir Al-Qur’an Dan Metodenya


Sedangkan dari segi corak sangat beragam , mulai dari corak sastra bahasa, fiqh, teologi, filsafat, tasawuf, ilmiah, dan corak sastra budaya kemasyarakatan.

Tafsir sendiri berasal dari kata Al-fusru yang mempunyai arti Al-ibanah wa Al-kasyf ( menjelaskan dan menyingkap sesuatu ) . menurut pengertian terminology, seperti diungkit oleh Al-hafist as –suyuthi dari Al-iman  Az-zarkasyi ialah ilmu untuk memahami kitab Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW, menjelaskan makna –maknanya menyimpulkan hikmah dan hukum-hukumnya.

Usaha dalam menafsirkan Al-Quran sudah dimulai sejak zaman para sahabat nabi sendiri yakni Ali bin abu thalib, Abdullah ibn’ abbas, Abdullah ibn’ mas’ud dan ubay ibn’ ka’ab adalah diantara para sahabat yang terkenal pada masa itu banyak menafsirkan Al-Quran dibandingkan dengan sabat-sahabat yang lainnya pada zaman Rasulullah SAW. 

Demikianlah penjelasan singkat ini semoga kita adalah bagian dari orang-orang yang beriman dan semoga segala hal yang kita lakukan didalm kehidupan kita senantiasa bernilai ibadah dan dinilai sebagai ibadah dihadapan Allah yang Maha Esa. aminn..

“ Terimakasih semoga bermanfaat “